PERANCANGAN PRODUK TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
(Lanjutan)
Teknologi informasi dan komunikasi adalah suatu bentuk teknologi yang
digunakan untuk membuat, menyimpan, mengubah, dan menggunakan informasi dalam
berbagai bentuk. Dengan menggunakan teknologi informasi ini, usaha kecil,
menengah dan mikro dapat memasuki pasar global. Banyak perusahaan kecil yang
semula menggunakan teknologi informasi kini menjadi perusahaan besar dalam
waktu singkat karena pemanfaatan teknologi informasi untuk mengembangkan
usahanya.
Teknologi berfungsi sebagai alat (tools), dalam hal ini TIK digunakan
sebagai alat bantu bagi pengguna (user) atau siswa untuk membantu pembelajaran,
misalnya dalam mengolah kata, mengolah angka, membuat unsur grafis, membuat
database, membuat program administratif untuk siswa, guru dan staf, data
kepegawaian, keuangan dan sebagainya. Teknologi berfungsi sebagai ilmu
pengetahuan (science). Dalam hal ini teknologi sebagai bagian dari disiplin
ilmu yang harus dikuasai oleh siswa. Misalnya teknologi komputer dipelajari
oleh beberapa jurusan di perguruan tinggi seperti informatika, manajemen
informasi, ilmu komputer. dalam pembelajaran di sekolah sesuai kurikulum 2006
terdapat mata pelajaran TIK sebagai ilmu pengetahuan yang harus dikuasi siswa
semua kompetensinya.
Dalam perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi pada program
pendidikan luar sekolah ini, tentu banyak langkah-langkah yang harus
dipersiapkan dan dilakukan dalam perancangan produk TIK tersebut.
Langkah-langkah tersebut antara lain :
1. Melakukan pengamatan terhadap program
pendidikan luar sekolah yang ingin ditelusuri kebutuhan produk teknologi
informasi dan komunikasinya. Pengamatan tersebut bisa dilakukan dengan berbagai
metode seperti : observasi, wawancara, angket, dan lain-lain.
2. Menemukan visi-misi, tujuan, sasaran
dari program pendidikan luar sekolah yang diamati.
3. Menemukan media pembelajaran yang
digunakan dalam pembelajaran program pendidikan luar sekolah tersebut.
4. Menemukan hambatan atau masalah yang dihadapi
terkait penggunakan media pembelajaran yang dipakai dalam program pendidikan
luar sekolah tersebut.
5. Menemukan solusi dari masalah media
pembelajaran yang timbul dalam program pendidikan luar sekolah tersebut berupa
perancangan produk yang dinilai dapat mengatasi masalah yang muncul tersebut.
Komentar
Posting Komentar