MENYESUAIKAN PENGGUNAAN TIK DENGAN KEBUTUHAN WARGA BELAJAR
Keberterimaan Warga Belajar terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang Digunakan dalam Program Pendidikan Luar Sekolah
Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, hal ini tidak bisa dihindari oleh dunia pendidikan. Tuntutan perkembangan teknologi informasi ini merupakan tuntutan dan usaha dalam peningkatan mutu pendidikan yang pada umumnya dan peningkatan sistem pembelajaran dewasa ini. Pemanfaatan teknlogi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan mengakibatkan menyempitnya dimensi ruang dan waktu yang menjadi faktor penentu kecepatan dan keberhasilan penguasaan ilmu dan teknologi oleh umat manusia. Berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan senantiasa dilakukan.
Dalam program Pendidikan Luar Sekolah, terdapat banyak produk Teknologi, Informasi dan Komunikasi sebagai pendukung proses pembelajaran. Produk tersebut dapat berguna untuk mempermudah proses pembelajaran. Namun tidak semua warga belajar dapat menerima produk TIK yang digunakan, karena tidak semua warga belajar dapat menggunakan produk tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwasanya bukan hanya warga belajar yang tidak dapat menggunakan produk TIK tersebut, tetapi banyak juga pendidik yang belum bisa menerapkan produk TIK ini didalam pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah.
Penggunaan media berbasis TIK dalam proses pembelajaran program pendidikan luar sekolah memang bukan suatu keharusan. Namun, secara tidak langsung mau tidak mau harus paham dan mengerti sedikit banyaknya terhadap pola hidup yang berubah dan perkembangan zaman yang begitu pesat membuat mau tidak mau pemakaian media berbasis TIK ini menjadi hal yang tidak boleh untuk dilewatkan. Hal ini dilihat dalam fakta dimana kalau saja program pendidikan luar sekolah tersebut tidak mengikuti perkembangan zaman yang begitu pesat termasuk dengan perkembangan media pembelajaran memakai media berbasis TIK ini, program tersebut akan tertinggal dan tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Karena, sesungguhnya segala sesuatu itu siap tidak siap kitalah yang harus mampu beradaptasi dan masuk kedalamnya.
Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untukmengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS.
REFERENSI :
Anawati, Novita Dwi. Dkk. 2013. Keberterimaan Pengguna (mahasiswa) terhadap Sistem Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC). Pdf.
Anshori, S. 2018. Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran. Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 2 (1).
Hamalik, O. (2006). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.
Nice
BalasHapusSemangat
BalasHapusbaguss
BalasHapusSemangaattt
BalasHapus😍😍
BalasHapusNicee
BalasHapusGood
BalasHapus👍👍👍
BalasHapus